cerpen bagus lupa waktu

Sabtu, 28 Desember 2019

SOAL SISTEM PERNAFASAN PADA MANUSIA BIOLOGI SMA

50 SOAL SISTEM PERNAFASAN KELAS 11 BIOLOGI

1. Infeksi yang disebabkan oleh bakteri Diplococcus pneumoniae pada alveolus dapat mengakibatkan terjadinya gangguan pernapasan yang dikenal dengan istilah ….
 A. asfiksi
B. asma
C. tuberkulosis
D. pneumonia
E. bronkitis

2. Salah satu organ pernapasan yang berfungsi sebagai alat penyaring dan penghangat yaitu ...
A. trakea
B. alveolus
C. bronkus
D. bronkiolus
E. hidung

3. Udara yang dimasukkan ke dalam paru-paru (alveolus) melalui inspirasi dalam keadaan istirahat sebanyak … cm3.
A. 4500
B. 500
C. 1500
D. 1000
E. 3500

4. Dinding yang paling tipis pada sistem respirasi adalah alveolus yang berperan dalam ….
A. keelastisan paru-paru
B. perubahan volume paru-paru
C. proses difusi gas
D. keluar masuknya udara
E. memperluas permukaan paru-paru

5. Kadar asam laktat dalam otot meningkat pada saat tubuh kekurangan ….
A. CO2
B. glukosa
C. H2CO3
D. oksigen
E. energi

6. Oksigen yang dihirup oleh manusia selanjutnya akan dimanfaatkan dalam proses metabolisme untuk menghasilkan energi, yaitu proses ….
A. glikolisis
B. inspirasi
C. transpirasi
D. siklus Krebs
E. ekspirasi

7. Karbon dioksida sebagai hasil sampingan pembongkaran senyawa organik akan diangkut oleh darah ke paru-paru dalam bentuk ….
A. senyawa karbohidrat oleh darah
B. CO2 dan CO yang larut dalam Hb
C. karbominohemoglobin dalam darah
D. HCO3 dalam darah
E. HbCO2 dalam darah

8. Pemasukan udara pernapasan pada manusia terjadi jika ...
A. otot dinding perut dan otot diafragma berkontraksi
B. otot antar tulang rusuk dalam dan otot diafragma berkontraksi
C. otot antar tulang rusuk luar dan otot diafragma berkontraksi
D. otot perut dan otot antar tulang rusuk luar berkontraksi
E. otot diafragma berkontraksi dan otot antar tulang rusuk luar berelaksasi

9. Organ berikut ini yang berperan dalam sistem pernapasan yaitu ….
A. faring, kerongkongan, laring, paru-paru
B. jantung, laring, paru-paru, faring
C. laring, paru-paru, faring, trakea
D. faring, kerongkongan, laring, paru-paru
E. hati, paru-paru, faring, trakea

10. Pernapasan eksternal adalah proses pertukaran ….
A. oksigen dalam alveolus dengan CO2 dalam kapiler darah alveolus
B. udara bebas dengan udara dalam darah
C. oksigen dari udara bebas dengan CO2 dalam rongga paru-paru
D. oksigen di udara bebas dengan udara dalam rongga hidung
E. oksigen dalam darah dengan CO2 dalam jaringan

11. Udara sisa yang berada di dalam paru-paru dan tidak dapat diekspirasikan dinamakan udara ...
A. cadangan
B. komplementer
C. suplementer
D. residu
E. tidal

12. Inspirasi pada pernapasan manusia terjadi karena diafragma ....
A. Melengkung, tulang rusuk dan dada turun
B. Mendatar, tulang rusuk dan dada terangkat
C. Mendatar, tulang rusuk naik dada turun
D. Mendatar, tulang rusuk dan dada turun
E. Melengkung, tulang rusuk dan dada terangkat

13. Insang selain berfungsi sebagai alat pernapasan, juga berfungsi sebagai ....
A. Memecah gelombang
B. Sebagai alat pelindung
C. Untuk mengatur suhu tubuh
D. Sebagai alat ekskresi
E. Menyeimbangkan posisi tubuh

14. Ikan yang hidup di air kotor dan kekurangan oksigen mampu bertahan hidup karena mempunyai alat yang berfungsi untuk menyimpan udara, dinamakan ...
A. Lengkung insang
B. Insang
C. Rongga labirin
D. Filamen
E. Operkulum

15. Gas karbon monooksida yang masuk ke dalam sistem pernapasan bisa mengakibatkan kematian karena ...
A. Udara yang amsuk tidak tersaring
B. Proses ekspirasi terhambat
C. Hemoglobin gagal mengangkut oksigen
D. Otot diafragma melemah
E. Paru-paru gagal berkontraksi

16. Berikut ini merupakan hal-hal yang terjadi saat ekspirasi berlangsung, kecuali ...
A. Rongga dada mengecil
B. Tekanan udara dalam paru-paru tinggi
C. Diafragma mendatar
D. Diafragma melengkung ke atas
E. Volume udara daalm paru-paru berkurang

17. Makan sambil berbicara dapat menyebabkan tersedak, karena ...
A. Ada makanan yang menyumbat rongga mulut
B. Ada udara yang tertangkap di saluran pencernaan
C. Ada makanan yang menyumbat saluran pencernaaa
D. Ada makanan yang masuk ke saluran pernapasan
E. Ada makanan yang masuk ke rongga hidung

18. Bagian dari sistem pernapasan manusia yang sering menerima bahan-bahan karsinogenik (ada dalam rokok) yang dihisap adalah ...
A. Diafragma
B. Epitel bronkial
C. Mitokondria
D. Alveolus
E. Mucus

19. Pengangkutan oksigen untuk kebutuhan tubuh dilakukan oleh darah dan melibatkan hemoglobin yang berada dalam ...
A. Serum
B. Leukosit
C. Eritrosit
D. Trombosit
E. Limfosit

20. Bagian hidung yang berfungsi untuk membersihkan dan menghangatkan udara yang masuk yaitu ...
A. Saraf olfaktori
B. Rongga hidung
C. Sel reseptor
D. Rambut-rambut hidung
E. Pangkal hidung
Soal Pilihan Ganda Sistem Pernapasan Jawaban
21. Organ sistem respirasi yang melindungi agar makanan yang kita makan tidak masuk ke saluran pernapasan yaitu ....
A. Trakea
B. Esofagus
C. Laring
D. Epiglotis
E. Faring

22. Perhatikan faktor berikut!
1) Umur
2) Suhu tubuh
3) Jenis kelamin
4) Tinggu badan
Faktor yang mempengaruhi frekuensi pernapasan manusia ditunjukkan nomor ...
A. 2, 3, dan 4
B. 1 dan 2
C. 2 dan 3
D. 1 dan 3
E. 1, 2, dan 3

23. Zat pigmen respirasi yang berperan mengikat oksigen dalam darah adalah ...
A. Oksihemoglobin
B. Hematin
C. Arginin
D. Hemoglobin
E. Ornitin

24. Organel sel tempat berlangsungnya pernapasan seluler yaitu ...
A. Badan golgi
B. Mitokondria
C. Ribosom
D. Sitoplasma
E. Retikulum endoplasma

25. Alat pernapasan manusia terdiri dari ...
A. Hidung, laring, esofagus dan paru-paru
B. Hidung, faring, laring, trakea, dan paru-paru
C. Hidung, laring, esofagus, trakea, dan paru-paru
D. Hidung, faring, trakea, dan paru-paru
E. Hidung, faring, laring, dan paru-paru

26. Selaput selubung yang mempunyai fungsi melindungi paru-paru disebut ...
A. Bronkiolus
B. Alveolus
C. Bronkus
D. Lobus
E. Pleura

27. Sekat berotot berbentuk kubah yang membagi rongga badan menjadi dua bagian dinamakan ...
A. Rongga dada
B. Trakea
C. Rangka
D. Faring
E. Diafragma

BACA JUGA: cerpen lupa waktu 

28. Silia yang terdapat trakea mempunyai untuk ...
A. Memperkuat dinding trakea
B. Menghangatkan udara
C. Mengeluarkan lendir
D. Menangkap kotoran yang masuk
E. Mengalirkan lendir ke laring

29. Paru-paru pada burung mengalami perluasan sebagai alat bantu pernapasan yang dinamakan ...
A. Bifurcatio
B. Kantong udara
C. Trakeolus
D. Parabronki
E. Spirakel

30. Kadar asam laktat dalam otot mengalami peningatan pada saat kekurangan ...
A. Uap air
B. Karbondioksida
C. Energi
D. Oksigen
E. Glukosa

31. Alat untuk mengukur kapasitas paru-paru dinamakan ...
A. Aerometer
B. Neraca analitis
C. Spirogram
D. Spirometer
E. Barometer

32. Gangguan pernapasan yang terjadi karena bakteri Mycobacterium tuberculosis adalah ...
A. Difteri
B. Emfisema
C. Faringitis
D. Dispnea
E. Tuberkulosis

33. Hasil akhir pernapasan anaerob pada hewan adalah ...
A. Etanol dan air
B. Karbondioksida dan asam laktat
C. Karbondioksida dan air
D. Karbondioksida dan etanol
E. Asam laktat dan alkohol

34. Bagian dari sistem respirasi yang mengalami gangguan pada penderita tonsilitis adalah ...
A. Alveoulus
B. Laring
C. Faring
D. Amandel
E. Trakea

35. Emfisema merupakan gangguan pernapasan yang mengakibatkan berkurangnya daerah pertukaran. Gangguan ini timbul karena ada kerusaan berupa robekan pada ....
A. Rongga laring
B. Bronkus
C. Faring
D. Dinding alveolus
E. Membran mukosa

36. Bronkodilator adalah obat-obatan yang biasa digunakan untuk mengatasi penyakit ....
A. Emfisema
B. Tonsilitis
C. Asma
D. Bronkitis
E. Difteri

37. Lendir yang dihasilkan oleh bakteri Corynebacterium diphteriae dapat menyumbat rongga laring atau faring dan mengakibatkan terjadinya gangguan ....
A. Difteri
B. Rinitis
C. Pneumonia
D. Asma
E. Dispnea

38. Proses pertukaran udara pernapasan di dalam alveolus terjadi secara ....
A. Ambibisi
B. Transfor pasif
C. Osmosis
D. Transfor aktif
E. Difusi

39. Kapasitas vital paru-paru normal yaitu sebesar ... cc.
A. 500
B. 3.500
C. 1.500
D. 2.500
E. 1.000

40. Kesan bodoh yang muncul karena penyempitan saluran pernapasan akibat pembengkakan kelenjar limfa dinamakan ...
A. Tonsilitis
B. Asfiksi
C. Asidosis
D. Wajah adenoid
E. Faringitis

41. Salah satu ciri pernapasan dada ketika ekspirasi yaitu ...
A. rongga dada membesar dan rongga perut mengecil
B. rongga dada mengecil dan otot tulang rusuk berkontraksi
C. otot tulang rusuk relaksasi dan rongga dada mengecil
D. rongga dada membesar dan otot tulang rusuk berkontraksi
E. rongga dada membesar dan otot tulang rusuk relaksasi

42. Kantung udara saccus interclavicularis terletak di antara ...
A. Rongga perut
B. Tulang selangka
C. Ketiak
D. Tulang leher
E. Rongga dada

43. Pada insecta (serangga), oksigen diedarkan melalui ...
A. Abdomen
B. Darah
C. Trakea
D. Otot
E. Tabung pernapasan

44. Pernapasan perut terjadi karena terjadinya kontraksi ...
A. Tiba-tiba
B. Diafragma
C. Paru-paru
D. Otot antar tulang rusuk
E. Otot dada

45. Selaput tipis pada insang ikan yang berfungsi sebagai katup pada waktu air masuk ke dalam rongga mulut dinamakan ...
A. Operkulum
B. Arkus brankialis
C. Tapis insang
D. Membran brankiostega
E. Holobrankialis

46. Salah satu cara yang dappat dilakukan untuk membuktikan bahwa pernapasan menghasilkan H2O yaitu ...
A. Meniup air dalam sungkup
B. Meniup cermin
C. Meniup air kapur
D. Meniup api
E. Menghembus balon

47. Salah satu fungsi katup pagnkal tenggorok yaitu ...
A. Mengalirkan udara ke perut
B. Membuka saluran pernapasan saat menelan makanan
C. Membantu menelan makanan
D. Menutup kerongkongan saat menelan makanan
E. Menutup saluran pernapasan saat menelan makanan

48. Organ pada ikan yang berfungsi untuk melindungi bagian kepala dan mengatur mekanisme aliran air sewaktu bernapas dinamakan ...
A. Filamen
B. Insang
C. Membran brankiostega
D. Operkulum
E. Tapis insang

49. Virus yang mengakibatkan terjadinya radang selaput mukosa saluran pernapasan menimbulkan penyakit ...
A. Tonsilitis
B. Difteria
C. Pneumonia
D. Influenza
E. Emfisema

50. Udara dalam paru-paru yang masih dapat diembuskan kembali dengan mengkerutkan otot perut sekuat-kuatnya setelah pernapasan biasa yaitu udara ...
A. udara cadangan ekspirasi
B. udara residu
C. udara komplementer
D. volume tidal
E. udara cadangan inspirasi

Selasa, 24 Desember 2019

cerpen bagus


Lupa Waktu
Bel sekolah mulai terdengar. Suasana sunyi di kelas terpecah dan mulai tidak terkendali. Suara ricuh seperti Pasar Tanah Abang menandakan bahwa sekarang adalah waktunya untuk pulang sekolah. Segera aku menuju ke tempat parkiran dan ku ambil sepedah gayuhku. Jarak sekolah ke rumah memang lah tidak jauh mungkin hanya sekitar 1 km namun itu sudah cukup untuk membuat seluruh badanku bercucuran keringat.
Seperti biasa sepulang sekolah aku langsung menuju kamar. Seakan akan kamar adalah tempat pertama yang harus ku datangi terlebih dahulu. Yah, dipikiranku kamar adalah duniaku. Setelah mengganti pakaian aku segera menuju dapur untuk makan siang.
“Diki main yuk, ke tempat baru!” suara Imar memanggil namaku dari luar rumah.
Secara tergesa gesa ku langsung keluar dari rumah untuk menemui temanku. Sebelum berangkat aku meminta ijin kepada bapak dan diberi batas waktu sampai jam 3 harus sudah sampai rumah. Tanpa pikir panjang aku langsung ikut tanpa menanyakan mau pergi kemana. Karena alasan yang tidak jelas dari Imar, kami harus mencari teman lain lagi untuk bisa pergi ke tempat misterius itu. Walaupun itu butuh waktu lama namun untuk menuju tempat misterius itu aku harus mengikuti perkataan teman ku.
Setelah burkumpul kami berlima sudah siap untuk menuju tempat itu. Ternyata medan yang harus kami lewati adalah pematang sawah yang sangat luas serta para petani yang sibuk dengan sawahnya. Selain petani kami juga banyak menumui orang yang bekerja di tempat pembuatan batu bata. Setelah sekitar 20 menit berjalan menyusuri sawah akhirnya kami sampai juga di tempat yang di katakan teman ku itu. Ternyata tempat itu adalah sebuah sungai yang besar yang belum pernah ku temui .
Setelah mengerti bahwa tempat itu adalah sungai tanpa berfikir panjang aku dan teman teman ku langsung mandi sambil bermain air. Untuk menambah kenikmatan, Imar mencari batang pisang untuk digunakan mainan. Kami berlima memang jago berenang oleh karena itu aku mempunyai ide untuk membuat lomba renang dengan hukuman yang kalah harus berjalan belakang sendiri saat pulang. Sebelum berlomba kami pun bersiap siap. Ada yang sudah pemanasan dengan renang kesana kemari, ada juga yang masih senam untuk membuat tubuh rileks tetapi berbeda dengan aku, saat yang lain sibuk untuk pemanasan justru aku malah mencari hewan jangkrik yang ada di tepi sungai. Walaupun ini hanyalah lomba yang sederhana namun kami menganggap bahwa ini adalah lomba yang menentukan harga diri kami dan untuk membuktikan siapa yang paling jago berenang. Saat perlombaan baru saja dimulai Imar langsung tancap gas memimpin perlombaan sedangkan aku masih di posisi tengah. Namun saat di tengah perlombaan Imar mulai melambat dan pada saat itu lah kesempatan bagus untuk melewatinya. Pada akhirnya aku hanya bisa di posisi 2 di belakang Joni yang memang paling hebat kalau soal berenang. Sedangkan untuk yang di posisi paling buncit adalah Arda.
Setelah lama bermain akhirnya kami pun pulang. Tidak terasa hari sudah sangat sore sekali, mungkin karena kami terlalu asik untuk bermain sampai lupa untuk pulang dan tidak mengenal waktu. Aku lupa bahwa aku hanya boleh bermain sampai jam 3. Kami pun bergegas cepat cepat karena kami mungkin sudah dinanti oleh orang tua kami.
Aku melangkah demi langkah menuju rumahku. Tinggal beberapa langkah lagi aku sampai, namun bapak sudah menungguku di depan pintu dengan ditemani sebuah tongkat ditangannya. Jantungku berdebar dengan kencang bercampur rasa takut yang menyelimuti hatiku. Dalam pikiranku hanya ada kalimat sekarang sudah jam berapa. Rasa takutku kian membesar saat kutatap langsung wajah bapak. Dalam hitungan detik satu pukulan tongkat dengan cepat hampir mengenai kakiku. Mengerti aku akan di pukul secara spontan kakiku menghindar. Aku berlari dengan sangat kencang seperti angin tanpa tahu harus pergi kemana. Sedangkan bapak masih mengejarku dari belakang. Setelah lama berlari akhirnya aku memutuskan untuk pergi ke sawah. Aku menengok kebelakang ternyata bapak sudah tidak terlihat lagi. Setelah berlari lama aku pun mencari tempat untuk beristirahat sejenak.
“Diki, mau kemana kamu kok seperti habis di kejar anjing?” tanya Muni dari arah belakang. Dia adalah temanku yang memang sering sekali di sawah saat sore hari.
Aku hanya bisa membisu seribu kata saat pertanyaan itu terlontar dari mulutnya. Tanpa ada kata yang aku keluarkan aku pun langsung pergi dari tempat itu. Setelah pergi dari Muni tanpa terasa adzan magrib pun sudah berkumandang. Hatiku gelisah sedang memikirkan dimana aku akan tidur setelah ini. Karena, tidak mungkin aku akan pulang sekarang, apabila pulang sekarang mungkin akan banyak pukulan yang akan mengarah ke arahku. Setalah berfikir lama akhirnya aku memutuskan untuk bermalam di sebuah gubuk di tengah sawah.
Malam ini udara terasa dingin hingga menusuk tulang dengan di temani suara katak dan jangkrik serta bintang yang ada di langit. Aku hanya bisa menatap langit dan berfikir kenapa tadi aku berlari. Aku terus berfikir dengan di temani iringan nyanyian katak. Aku memang anak yang ceroboh dan lupa waktu. Aku menyadari bahwa tindakan tadi adalah tindakan yang bodoh. Aku menyayangkan diriku yang tidak bisa bertanggung jawab saat melakukan kesalahan.
 Tiba tiba suara perutku berbunyi dengan keras aku mengingat bahwa terakhir makan adalah tadi siang. Karena suara perutku semakin lama semakin keras akhirnya pun aku mencari makanan di sekitar sawah. Namun karena tidak menemukan sesuatu akhirnya aku melanjutkan mencari di bawah tower yang letaknya tidak jauh dari gubuk.
Saat aku mancari buah di bawah tower ada seseorang memanggilku dari arah belakang
“Diki, ngapain kamu ada di sini? Tadi bapakmu mencari kamu”
Karena takut akan di bawa pulang aku pun menghindar dan berpura pura kalau aku tidak mendengarnya. Dia mendekatiku dan terus mengucapkan kata kata yang sama. Setelah dia di sampingku dia pun membujukku untuk pulang. Pada awalnya aku tidak mau karena aku memang masih takut. Namun setelah mendengar perkataan bahwa bapak dari tadi mencariku kemana mana hatiku langsung luluh dan mau untuk di ajak pulang.
Sesampainya di rumah ternyata bapak sudah menyambutku tapi tidak ditemani oleh tongkat namun di sambut dengan sebuah pelukan hangat kepadaku. Aku menangis dan meminta maaf kepada bapak dan aku berjanji untuk mengerti waktu dan bertanggung jawab saat melakukan kesalahan bukannya lari dari tanggung jawab justru karena itu akan membuat sebuah masalah menjadi lebih rumit.



cerpen lupa waktu


Lupa Waktu
Bel sekolah mulai terdengar. Suasana sunyi di kelas terpecah dan mulai tidak terkendali. Suara ricuh seperti Pasar Tanah Abang menandakan bahwa sekarang adalah waktunya untuk pulang sekolah. Segera aku menuju ke tempat parkiran dan ku ambil sepedah gayuhku. Jarak sekolah ke rumah memang lah tidak jauh mungkin hanya sekitar 1 km namun itu sudah cukup untuk membuat seluruh badanku bercucuran keringat.
Seperti biasa sepulang sekolah aku langsung menuju kamar. Seakan akan kamar adalah tempat pertama yang harus ku datangi terlebih dahulu. Yah, dipikiranku kamar adalah duniaku. Setelah mengganti pakaian aku segera menuju dapur untuk makan siang.
“Diki main yuk, ke tempat baru!” suara Imar memanggil namaku dari luar rumah.
Secara tergesa gesa ku langsung keluar dari rumah untuk menemui temanku. Sebelum berangkat aku meminta ijin kepada bapak dan diberi batas waktu sampai jam 3 harus sudah sampai rumah. Tanpa pikir panjang aku langsung ikut tanpa menanyakan mau pergi kemana. Karena alasan yang tidak jelas dari Imar, kami harus mencari teman lain lagi untuk bisa pergi ke tempat misterius itu. Walaupun itu butuh waktu lama namun untuk menuju tempat misterius itu aku harus mengikuti perkataan teman ku.
Setelah burkumpul kami berlima sudah siap untuk menuju tempat itu. Ternyata medan yang harus kami lewati adalah pematang sawah yang sangat luas serta para petani yang sibuk dengan sawahnya. Selain petani kami juga banyak menumui orang yang bekerja di tempat pembuatan batu bata. Setelah sekitar 20 menit berjalan menyusuri sawah akhirnya kami sampai juga di tempat yang di katakan teman ku itu. Ternyata tempat itu adalah sebuah sungai yang besar yang belum pernah ku temui .
Setelah mengerti bahwa tempat itu adalah sungai tanpa berfikir panjang aku dan teman teman ku langsung mandi sambil bermain air. Untuk menambah kenikmatan, Imar mencari batang pisang untuk digunakan mainan. Kami berlima memang jago berenang oleh karena itu aku mempunyai ide untuk membuat lomba renang dengan hukuman yang kalah harus berjalan belakang sendiri saat pulang. Sebelum berlomba kami pun bersiap siap. Ada yang sudah pemanasan dengan renang kesana kemari, ada juga yang masih senam untuk membuat tubuh rileks tetapi berbeda dengan aku, saat yang lain sibuk untuk pemanasan justru aku malah mencari hewan jangkrik yang ada di tepi sungai. Walaupun ini hanyalah lomba yang sederhana namun kami menganggap bahwa ini adalah lomba yang menentukan harga diri kami dan untuk membuktikan siapa yang paling jago berenang. Saat perlombaan baru saja dimulai Imar langsung tancap gas memimpin perlombaan sedangkan aku masih di posisi tengah. Namun saat di tengah perlombaan Imar mulai melambat dan pada saat itu lah kesempatan bagus untuk melewatinya. Pada akhirnya aku hanya bisa di posisi 2 di belakang Joni yang memang paling hebat kalau soal berenang. Sedangkan untuk yang di posisi paling buncit adalah Arda.
Setelah lama bermain akhirnya kami pun pulang. Tidak terasa hari sudah sangat sore sekali, mungkin karena kami terlalu asik untuk bermain sampai lupa untuk pulang dan tidak mengenal waktu. Aku lupa bahwa aku hanya boleh bermain sampai jam 3. Kami pun bergegas cepat cepat karena kami mungkin sudah dinanti oleh orang tua kami.
Aku melangkah demi langkah menuju rumahku. Tinggal beberapa langkah lagi aku sampai, namun bapak sudah menungguku di depan pintu dengan ditemani sebuah tongkat ditangannya. Jantungku berdebar dengan kencang bercampur rasa takut yang menyelimuti hatiku. Dalam pikiranku hanya ada kalimat sekarang sudah jam berapa. Rasa takutku kian membesar saat kutatap langsung wajah bapak. Dalam hitungan detik satu pukulan tongkat dengan cepat hampir mengenai kakiku. Mengerti aku akan di pukul secara spontan kakiku menghindar. Aku berlari dengan sangat kencang seperti angin tanpa tahu harus pergi kemana. Sedangkan bapak masih mengejarku dari belakang. Setelah lama berlari akhirnya aku memutuskan untuk pergi ke sawah. Aku menengok kebelakang ternyata bapak sudah tidak terlihat lagi. Setelah berlari lama aku pun mencari tempat untuk beristirahat sejenak.
“Diki, mau kemana kamu kok seperti habis di kejar anjing?” tanya Muni dari arah belakang. Dia adalah temanku yang memang sering sekali di sawah saat sore hari.
Aku hanya bisa membisu seribu kata saat pertanyaan itu terlontar dari mulutnya. Tanpa ada kata yang aku keluarkan aku pun langsung pergi dari tempat itu. Setelah pergi dari Muni tanpa terasa adzan magrib pun sudah berkumandang. Hatiku gelisah sedang memikirkan dimana aku akan tidur setelah ini. Karena, tidak mungkin aku akan pulang sekarang, apabila pulang sekarang mungkin akan banyak pukulan yang akan mengarah ke arahku. Setalah berfikir lama akhirnya aku memutuskan untuk bermalam di sebuah gubuk di tengah sawah.
Malam ini udara terasa dingin hingga menusuk tulang dengan di temani suara katak dan jangkrik serta bintang yang ada di langit. Aku hanya bisa menatap langit dan berfikir kenapa tadi aku berlari. Aku terus berfikir dengan di temani iringan nyanyian katak. Aku memang anak yang ceroboh dan lupa waktu. Aku menyadari bahwa tindakan tadi adalah tindakan yang bodoh. Aku menyayangkan diriku yang tidak bisa bertanggung jawab saat melakukan kesalahan.
 Tiba tiba suara perutku berbunyi dengan keras aku mengingat bahwa terakhir makan adalah tadi siang. Karena suara perutku semakin lama semakin keras akhirnya pun aku mencari makanan di sekitar sawah. Namun karena tidak menemukan sesuatu akhirnya aku melanjutkan mencari di bawah tower yang letaknya tidak jauh dari gubuk.
Saat aku mancari buah di bawah tower ada seseorang memanggilku dari arah belakang
“Diki, ngapain kamu ada di sini? Tadi bapakmu mencari kamu”
Karena takut akan di bawa pulang aku pun menghindar dan berpura pura kalau aku tidak mendengarnya. Dia mendekatiku dan terus mengucapkan kata kata yang sama. Setelah dia di sampingku dia pun membujukku untuk pulang. Pada awalnya aku tidak mau karena aku memang masih takut. Namun setelah mendengar perkataan bahwa bapak dari tadi mencariku kemana mana hatiku langsung luluh dan mau untuk di ajak pulang.
Sesampainya di rumah ternyata bapak sudah menyambutku tapi tidak ditemani oleh tongkat namun di sambut dengan sebuah pelukan hangat kepadaku. Aku menangis dan meminta maaf kepada bapak dan aku berjanji untuk mengerti waktu dan bertanggung jawab saat melakukan kesalahan bukannya lari dari tanggung jawab justru karena itu akan membuat sebuah masalah menjadi lebih rumit.